Ada satu alamat di Amerika tepatnya di Seymour Avenue 2207, Cleveland, Ohio, yang potret rumahnya sengaja diburamkan oleh Google. Siapa yang sangka, ternyata di rumah tersebut pernah terjadi penculikan, penyiksaan dan pemerkosaan brutal yang dilakukan Ariel Castro pada tiga perempuan bernama Amanda Berry, Georgina 'Gina' DeJesus, dan Michelle Knight. AGEN POKER ONLINE
Penculikan pada tiga perempuan ini terjadi antara tahun 2002 - 2004. Michelle Knight merupakan korban pertama yang diculik Ariel Castro pada 23 Agustus 2002. Saat itu Michelle berusia 21 tahun.
Dalam pengakuannya Michelle mengatakan, Castro saat itu menawarinya tumpangan. Di pertengahan jalan, Michelle tidak diantar ke tempat yang dia tuju, malah Castro membawa Michelle ke rumahnya di Seymour Avenue. Sesampai di rumah Castro, pria yang mengalami kecanduan seks itu membawa Michelle ke sebuah kamar di lantai atas, lalu mengikat tangan dan kakinya, memerkosanya, dan membiarkannya tanpa makanan selama tiga hari.
Michelle mengaku pada polisi bahwa selama 10 tahun lebih Castro menculiknya, pria itu telah menghamilinya setidaknya lima kali. Dan setiap kali Michelle ketahuan hamil, Castro akan langsung memukul perutnya dengan dumbel, meninjunya, membantingnya ke dinding, dan membuatnya kelaparan agar Michelle keguguran. Penyiksaan fisik yang dialami Michelle selama bertahun-tahun juga membuatnya harus melakukan operasi rekonstruksi wajah. Michelle juga kehilangan salah satu pendengarannya karena penyiksaan brutal yang dialaminya. AGEN DOMINO QQ
Korban kedua yang diculik Castro adalah Amanda Marie Berry. Amanda menghilang sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-17 tahun yaitu tanggal 21 April 2003. Menurut pengakuan saudara perempuan Amanda, Amanda sempat menelepon untuk memberitahunya kalau dia mendapat tumpangan pulang dari tempatnya bekerja di Burger King yang berlokasi di West 110th Street and Lorain Avenue.
Pada 25 Desember 2006, Castro memerintahkan Michelle untuk membantu kelahiran anak Amanda. Persalinan itu berlangsung di kolam renang tiup berukuran kecil, dan Castro mengancam akan membunuh Michelle jika bayinya tidak selamat. Pada momen tersebut, bayi Amanda sempat berhenti bernapas, tetapi Michelle mampu menyadarkannya. Setelah dari persalinan itu, Amanda masih terus mendapat penyiksaan dan mengalami perkosaan oleh Castro.
Korban penculikan yang ketiga adalah Georgina "Gina" Lynn DeJesus. Saat menghilang pada 2 April 2004, Gina berusia 14 tahun. Gina adalah teman dari putri Castro bernama Arlene. Saat penculikan itu terjadi, Gina menyangka kalau Castro menjemputnya untuk mengantarnya ke rumah. Gina mempercayai Castro karena pria itu ayah dari sahabatnya Arlene.
Tak seperti dugaan Gina, ternyata Gina ikut dimasukkan ke sebuah kamar di lantai atas bersama Michelle dan Amanda. Gina mengatakan pada polisi kalau dirinya juga dilecehkan, dan diperkosa berulang kali oleh Castro. Selama disekap lebih dari 10 tahun, ketiga perempuan ini hanya diberi makan satu kali sehari dan hanya diizinkan mandi paling banyak 2x seminggu. Mereka juga dipaksa menggunakan toilet plastik yang 'jarang dikosongkan' dan dirantai di sebuah dinding. AGEN BANDAR Q
Pada tanggal 6 Mei 2013, kesempatan untuk kabur itu datang. Saat itu Castro meninggalkan rumah dan dia kesulitan mengunci salah satu pintu yang membuat Amanda bisa melakukan kontak dengan tetangga Castro. Amanda memukul-mukul pintu rumah Castro dari dalam dan berteriak minta tolong pada tetangga di luar. Salah satu tetangga Castro pun menanggapi teriakan Amanda dan melakukan penyelamatan dengan tetangga lainnya.
Charles Ramsey dan Angel Cordero, tetangga Carlos menyadari kalau pintu depan terkunci dan mereka pun membuat lubang cukup besar agar Amanda bisa merangkak keluar bersama anaknya. Dengan bantuan Ramsey, Amanda menghubungi 911 dan petugas pun bergerak ke rumah tersebut lalu menyelamatkan Michelle dan Gina. Polisi pun berhasil menangkap Castro di hari itu.
Castro mengaku bersalah pada 26 Juli 2013 atas 937 dari 977 dakwaan terhadapnya. Termasuk dakwaan penculikan, pemerkosaan, dan pembunuhan. Castro dihukum seumur hidup ditambah 1.000 tahun penjara tanpa ada kesempatan untuk mengajukan banding ataupun pembebasan bersyarat.
Satu bulan setelah penjatuhan vonis hukumannya, Castro ditemukan tewas bunuh diri di dalam selnya. Catatan kematian di kepolisian menyebutkan, Castro bunuh diri menggunakan kain seprai di dalam selnya. Castro tewas di tanggal 3 September 2013.
Penyelamatan para korban Ariel Castro ini sempat menyalakan harapan bagi keluarga Ashley Summers, wanita muda lain yang menghilang di daerah Cleveland pada awal Juli 2007. Ashley Summers diketahui menghilang setelah meninggalkan rumahnya karena berselisih dengan orang tuanya. Polisi awalnya percaya mungkin ada tawanan lain di rumah Castro. Tapi Ashley Summers tidak ditemukan di sana. Hingga September 2020, Ashley Summers masih hilang.









0 komentar:
Posting Komentar