Seorang anak berusia 14 tahun di Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, meninggal dunia setelah ditabrak truk yang dikemudikan ayah kandungnya. Saat ini polisi masih mendalami penyebab kecelakaan lalu lintas tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi.
"Hari ini rencana mau periksa keluarga korban dan rencana amankan ada satu barang bukti," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Selatan, AKP Eko Baskara, kepada acehkini, Selasa (22/12).
Eko menuturkan pada Senin kemarin, polisi telah memeriksa seorang perempuan yang berada di dalam truk yang dikendarai pria berinisial HU (42) atau ayah korban. Bukan hanya itu, kemarin, seorang sopir ambulans juga telah dimintai keterangan. AGEN POKER ONLINE
Menurut Eko, saat kecelakaan itu terjadi, di dalam truk, HU bersama seorang perempuan dan satu anak balita. Sementara korban bersama dua perempuan lain berusaha menghentikan laju truk dengan berdiri di badan jalan sambil mengangkat tangan. Selanjutnya korban ditabrak truk tersebut hingga menyebabkan meninggal dunia.
Satu perempuan yang ikut menghentikan truk bersama korban disebut-sebut adalah ibunya atau istri sang sopir. "Info sementara seperti itu, kami belum bisa ambil keterangan karena keluarga lagi berduka," tutur Eko. AGEN DOMINO QQ
Saat ini polisi telah menahan HU dan truk yang dikemudikannya. Seperti diketahui, peristiwa itu terjadi di Jalan Nasional Tapaktuan-Blang Pidie, Desa Kuta Baro, Kecamatan Meukek, Sabtu (19/12) sekitar pukul 22.30 WIB.
AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA | GAMPANG MENANG !!!
Kejadian itu terekam kamera pengawas atau CCTV. Videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu memperlihatkan tiga orang yang mendekat sambil melambaikan tangan ke sebuah truk yang tengah melaju di ruas jalan. Truk itu tidak berhenti hingga kemudian melindas salah seorang di antaranya. Setelah tabrakan itu, truk tampak terus melaju dan berusaha dikejar sejumlah orang.







0 komentar:
Posting Komentar