Rabu, 30 September 2020

CAHAYA : Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

CAHAYA : Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Polisi dan Lapas Tangerang masih memburu Cai Changpan, narapidana yang melarikan diri dari Lapas Kelas 1 Tangerang pada 14 September 2020. AGEN POKER ONLINE

AGEN POKER ONLINE - AGEN DOMINO QQ - AGEN BANDAR Q - AGEN SAKONG - AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA

Cai Changpan yang merupakan bandar narkoba yang divonis hukuman mati pada 19 Juli 2017 oleh Pengadilan Negeri (PN) Kota Tangerang.


Dia melarikan diri setelah membuat lubang dari kamar yang diperkirakan mencapai sekitar 30 meter untuk menuju gorong-gorong.


Polisi telah memeriksa saksi narapidana yang satu kamar dengan Cai Changpan. Diketahui bahwa Cai Changpan telah memiliki rencana pelarian sejak beberapa bulan silam.


Dia memanfaatkan proyek pembangunan dapur di lapas untuk mendapatkan sejumlah alat bangunan yang digunakan untuk menggali lubang.


Ini pun menjadi pelarian Cai Changpan kedua setelah sebelumnya ditahan di Bareskrim Polri pada 24 Januari 2017 dan tertangkap kembali tiga hari kemudian di Sukabumi, Jawa Barat. AGEN DOMINO QQ

AGEN POKER ONLINE - AGEN DOMINO QQ - AGEN BANDAR Q - AGEN SAKONG - AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA

Menggunakan sekop

Polisi dan pihak Lapas Tangerang mengelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pelarian Cai Changpan.


Ada beberapa fakfa baru berupa barang bukti yang didapat dari kamar tempat Cai Changpan ditahan. Salah satunya alat bangunan berupa sekop. Alat tersebut diduga untuk menggali dan mengangkut tanah galian lubang yang dibuat di dalam kamar.


"Dia (Cai Changpan) menggunakan ada sekop (untuk menggali). Termasuk alat-alat yang kami temukan di TKP itu seperti besi, obeng, pahat, karung, tanah," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).


Yusri mengatakan, Chai Changpan menggali lubar kamar tahanan itu dalam rentang waktu delapan bulan. Adapun lubang galian yang dibuat mencapai 30 meter untuk tembus ke luar lapas.


"Dia lakukan selama delapan bulan, jadi setiap dia mengkeruk (tanah) dimasukkan plastik kemudian dia buang di tong sampah di dalam nanti ditutupi lagi," katanya. AGEN BANDAR Q

Polisi juga mendapatkan barang bukti lain berupa pakaian kotor, pompa air dan selang.


Kini, polisi masih menyelidiki dari mana sejumlah barang bukti tersebut didapat Cai Changpan untuk dimasukan ke dalam kamar. Kita masih mendalami juga kenapa yang bersangkutan bisa menghadirkan pompa air itu dalam tempatnya yang masih kita dalami semuanya," katanya.


Sempat pulang ke rumah

Saat ini, polisi dan pihak Lapas Tangerang sudah memeriksa sekitar 14 saksi dalam kasus pelarian Cai Changpan.


Beberapa informasi baru pun didapatkan. Salah satunya, Changpan diketahui sempat membeli rokok setelah keluar lapas dari gorong-gorong. Setelah berhasil melarikan diri, kata Yusri, Changpan juga sempat pulang ke rumahnya di Kawasan Tejo, Bogor, Jawa Barat.


Polisi melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap istri dan keluarga Changpan.

Karena memang jeda waktu dia melarikan diri sekitar 4-5 jam itu dia sudah sampai di kediamannya di daerah Tejo, Bogor, Jawa Barat, sana," kata Yusri. Yusri menyebut, pelarian Changpan baru diketahui petugas lapas yang bertugas dalam tiga shift setelah 11 jam kemudian. Itu diketahui saat petugas memeriksa rekaman CCTV yang menyorot pada sisi luar lapas.


Pada saat pelarian itukan ada 11 jam baru diketahui oleh pihak Lapas, dari mulai dia melarikan diri terekam di CCTV, itu 11 jam baru di ketahui oleh petugas Lapas," papar Yusri. Kini, kata Yusri, tim yang sudah dibentuk untuk memburu Changpan masih mendalami dan melakukan pengejaran.


AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA | GAMPANG MENANG !!!

Setiap malam kita analisa dan evaluasi. Ini masih bergerak di lapangan ada lima tim bersama-sama dari tim lapas bergerak melakukan pengejaran kepada yang bersangkutan," tutup Yusri.

0 komentar:

Posting Komentar